Guru SMP Negeri 15 Yogyakarta Tempuh Studi Magister melalui Program RPL MPBI UAD
Yogyakarta – Semangat untuk terus mengembangkan kompetensi sebagai pendidik mengantarkan Mega Ayu Wulandari (NIM 2575042002), guru SMP Negeri 15 Yogyakarta yang berasal dari Bondowoso, menempuh studi magister melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Baginya, melanjutkan pendidikan bukan sekadar memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi bentuk komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi peserta didik.
Mega mengungkapkan bahwa keputusannya memilih Program RPL MPBI UAD dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk terus belajar di tengah pesatnya perkembangan dunia pendidikan. Ia menilai seorang guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, Program RPL MPBI UAD memberikan kesempatan bagi para profesional untuk melanjutkan studi dengan mengakui pengalaman kerja yang telah dimiliki.
“Sebagai guru, kita harus terus belajar. Dunia pendidikan terus berkembang, sehingga saya juga ingin meningkatkan kompetensi agar pembelajaran yang saya berikan kepada siswa semakin baik. Program RPL MPBI UAD menarik karena pengalaman kerja sebagai guru tetap dihargai, sehingga saya tidak harus memulai semuanya dari awal,” ujarnya.
Selama menjalani perkuliahan, pengalaman mengajar di SMP Negeri 15 Yogyakarta menjadi bekal yang sangat membantu dalam memahami materi. Aktivitas mengajar setiap hari membuat teori yang dipelajari di kelas dapat langsung dikaitkan dengan kondisi nyata di sekolah.
“Banyak tugas kuliah yang justru membuat saya merefleksikan praktik mengajar saya sendiri. Jadi, kuliahnya terasa sangat dekat dengan pekerjaan, bukan sekadar mempelajari teori,” jelas Mega.
Menjalani peran sebagai guru sekaligus mahasiswa tentu bukan hal yang mudah. Mega mengaku tantangan terbesar yang dihadapinya adalah membagi waktu antara pekerjaan, perkuliahan, tanggung jawab di organisasi profesi, dan kehidupan pribadi. Untuk mengatasinya, ia menerapkan manajemen waktu yang disiplin dengan menyusun target mingguan, menentukan prioritas, serta mencicil pekerjaan sejak awal agar seluruh tanggung jawab dapat diselesaikan dengan baik.
Menurut Mega, proses Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi salah satu keunggulan yang paling dirasakan selama menempuh studi. Pengalaman profesional yang telah dimilikinya diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran sehingga perjalanan akademiknya menjadi lebih efektif tanpa mengurangi kualitas pembelajaran yang diterima.
Ia juga menilai Program RPL MPBI UAD dirancang sesuai dengan kebutuhan para profesional yang telah bekerja. Pengalaman kerja tidak dipandang sebagai sesuatu yang terpisah dari proses perkuliahan, melainkan menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Di samping itu, dosen-dosen MPBI UAD dinilainya sangat suportif dan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat, khususnya dalam bidang publikasi dan pengembangan pendidikan.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama menjadi mahasiswa MPBI UAD adalah ketika menyelesaikan penelitian tesis. Mega memilih topik yang menggunakan pendekatan corpus linguistics, sebuah bidang yang menurutnya cukup menantang. Namun, melalui proses tersebut, ia memperoleh banyak pengalaman baru tentang bagaimana penelitian dapat memberikan solusi nyata bagi pembelajaran Bahasa Inggris. “Pengalaman itu membuat saya semakin percaya diri sebagai guru sekaligus peneliti,” tuturnya.
Studi di MPBI UAD juga memberikan dampak nyata terhadap pengembangan kompetensinya sebagai pendidik. Mega mengaku kini lebih terbiasa mengambil keputusan berdasarkan data dan hasil penelitian, bukan semata-mata berdasarkan pengalaman. Pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan turut membantunya dalam mengembangkan pembelajaran, menyusun asesmen, hingga berbagi praktik baik dengan rekan-rekan guru.
Mega Ayu Wulandari, Mahasiswa program RPL periode 2025/2026
Di akhir, Mega memberikan motivasi kepada para profesional yang masih ragu untuk melanjutkan pendidikan.
“Kalau memang punya keinginan untuk berkembang, jangan menunggu waktu yang benar-benar luang karena mungkin waktu itu tidak akan pernah datang. Program RPL MPBI UAD memberikan kesempatan bagi para profesional untuk tetap bisa belajar sambil bekerja. Memang ada tantangannya, tetapi semua proses itu akan sangat sepadan dengan ilmu, pengalaman, dan jaringan yang kita dapatkan. Teruslah belajar, karena sebagai pendidik, belajar adalah bagian dari profesi kita.”
Kisah Mega Ayu Wulandari menjadi bukti bahwa pengalaman profesional dapat menjadi kekuatan dalam menempuh pendidikan magister. Melalui Program RPL MPBI UAD, para guru dan profesional memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kontribusinya dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
Jalur masuk MPBI UAD klik disini


