Mahasiswa MPBI UAD Hadirkan Pembelajaran Bahasa Inggris Praktis dan Menyenangkan bagi Santri TPA Sidikan melalui PRODAMAT
Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT). Kali ini, mahasiswa menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang praktis dan menyenangkan bagi santri TPA Sidikan, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Mengusung tema “Let’s Speak English! Belajar Bahasa Inggris Praktis dan Menyenangkan untuk Santri TPA Sidikan”, kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (28–29/7/2026). Program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari bagi para santri.
Kegiatan ini melibatkan lima mahasiswa MPBI UAD, yakni Revi Ardita, Rinda Nastopiya, Khairun Nisa, Mochammad Abrorrudin, dan Muhammad Taufiq Ulinuha. Kelima mahasiswa tersebut secara aktif mendampingi santri selama proses pembelajaran, mulai dari mengenalkan kosakata hingga mempraktikkan ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris.
Belajar Bahasa Inggris dengan Cara yang Lebih Dekat
PRODAMAT kali ini dirancang dengan pendekatan yang interaktif, sederhana, dan menyenangkan. Para mahasiswa berupaya menghilangkan kesan bahwa bahasa Inggris merupakan materi yang sulit dengan menghadirkan aktivitas pembelajaran yang dekat dengan keseharian santri.
Semangat “Let’s Speak English!” menjadi bagian penting dalam kegiatan. Santri tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan kosakata serta ungkapan dasar bahasa Inggris secara langsung.
Puluhan santri TPA Sidikan tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Suasana belajar yang interaktif membuat para santri lebih aktif berpartisipasi dan menikmati proses pembelajaran. Pendekatan tersebut sekaligus mendorong keberanian dan kepercayaan diri santri untuk mulai menggunakan bahasa Inggris.
PRODAMAT sebagai Ruang Implementasi Kompetensi Mahasiswa
Dosen pembimbing PRODAMAT, Akmal, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, PRODAMAT tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama proses perkuliahan.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi para santri sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan kompetensi akademiknya di tengah masyarakat,” ujar Akmal.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan mengajar, berkomunikasi, berkolaborasi, serta memahami kebutuhan peserta didik secara langsung di lingkungan masyarakat.
Baca juga; Tumbuhkan Semangat Belajar Bahasa Inggris,Tim PRODAMAT MPBI UAD Dampingi Santri TPQ
Disambut Hangat TPA Sidikan
Direktur TPA Sidikan, Santi, menyambut baik pelaksanaan PRODAMAT yang diinisiasi mahasiswa MPBI UAD. Ia menilai pendekatan pembelajaran yang digunakan memberikan pengalaman berbeda bagi para santri.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa MPBI UAD yang telah memilih TPA Sidikan sebagai lokasi kegiatan. Semoga anak-anak semakin percaya diri untuk mengenal dan belajar bahasa Inggris sejak dini,” tutur Santi.
Antusiasme santri selama kegiatan menjadi salah satu indikator positif dari pelaksanaan program. Pembelajaran yang dikemas secara praktis dan menyenangkan membuat bahasa Inggris terasa lebih dekat dengan kehidupan mereka.
Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa MPBI UAD
Mahasiswa MPBI UAD melaksanakan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) di TPA Sidikan
Pelaksanaan PRODAMAT di TPA Sidikan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen mahasiswa MPBI UAD dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada santri, kegiatan ini juga menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa untuk menghadirkan pendidikan bahasa Inggris yang kontekstual, komunikatif, dan sesuai dengan karakter peserta didik.
Melalui semangat “Let’s Speak English!”, mahasiswa MPBI UAD berharap pengalaman belajar yang diberikan dapat menumbuhkan ketertarikan sekaligus kepercayaan diri santri dalam mengenal dan menggunakan bahasa Inggris sejak dini. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

